tak semestinya aku merintih pedih
oleh pahatan luka yang kuukir sendiri
karena mimpi yang tak terkendali
karena ilusi yang tak kenal diri
kini nyeri ini makin menjadi
menusuk nusuk menembus dinding hati
mengibaskan cinta dan benci
gambarkan rindu amarah dan mimpi
tak smestinya aku merintih pedih
oleh goresan yang kulukis sendiri
karena mimpi tak juga menepi
padahal cinta tak smestinya terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar